Audit Website Untuk Cek Hasil Optimasi

Optimasi website merupakan projek jangka panjang dan bukan merupakan pekerjaan instan. Optimasi ini harus dilakukan secara teratur agar Anda dapat bekompetisi dengan web lain di mesin pencarian. Agar Anda dapat menilai seberapa efektif teknik optimasi yang Anda lakukan maka perlu dilakukan audit website secara teratur. Audit website dapat memastikan bahwa semua kerja keras Anda akan terus mengarahkan trafik, meningkatkan konversi, dan memberikan penjualan. Audit website juga dapat memastikan bahwa situs Anda masih dapat diakses dan dinavigasi oleh para pengunjung / pelanggan. Ingat, sebuah situs yang terus fokus pada pelanggannya akan lebih banyak menghasilkan trafik dan menang dalam persaingan. Baca juga: Cara Optimasi Website Untuk Mesin Pencari

audit website untuk cek hasil optimasi

Alat Yang Diperlukan

Website audit tool diperlukan untuk mempermudah proses audit website. Banyak alat yang tersedia di internet baik berbayar maupun gratisan. Google Webmaster Tool adalah salah satu alat audit website gratis yang sangat bermanfaat.

Yang Harus Diperiksa Saat Audit

1. SEO

Dalam audit website penting sekali untuk selalu memperhatikan 4 elemen dasar dalam optimasi SEO, yaitu:

  • Tag judul harus dijaga di bawah 65 karakter, sehingga keseluruhan judul dapat muncul dengan benar di layar hasil pencarian tanpa terpotong.
  • Pastikan setiap halaman situs Anda memiliki meta description sekitar 155 karakter agar dapat menarik pengunjung untuk mengklik situs Anda di hasil pencarian.
  • Tempatkan tag H1 pada judul halaman dan sebaiknya mengandung keyword.
  • Tag Alt biasanya digunakan pada gambar agar mudah muncul di hasil pencarian, sebaiknya alt tag harus ringkas, deskriptif, dan mengandung kata kunci yang relevan.

Baca juga: Cara Meningkatkan SEO Blog / Web

2. Duplikat Konten

Penting sekali memeriksa duplikat konten saat audit website. Broken link yang tidak ditangani dengan baik dapat merusak SEO Anda. Google akan melakukan penyaringan duplikat konten di hasil pencarian dan memutuskan halaman mana yang ditampilkan di mesin pencarian. Masalahnya bagaimana bila yang ditampilkan tsb adalah konten yang salah?

3. Broken Link

Broken link harus diperiksa saat audit website karena dapat menyebabkan konversi dan penjualan pada situs Anda hilang. Selain itu broken link memberikan pengaruh negatif pada peringkat website Anda.

4. Tag HTML atau Kode Pengukuran

Saat Anda menggunakan Google Analytic atau aplikasi pengukuran lainnya maka Anda harus menempatkan kode html di laman situs Anda dengan benar sehingga data yang Anda peroleh sebagai bahan audit website Anda adalah akurat dan semua lalu lintas / trafik dapat terhitung.

5. Kinerja

Kinerja situs juga harus diperiksa saat audit website karena semua orang tidak sabar untuk menunggu begitu pula saat mengakses situs Anda. Sebuah studi melaporkan bahwa 47% pengunjung mengharapkan sebuah halaman web terbuka dalam waktu 2 detik atau kurang.

Tak hanya itu, kecepatan halaman merupakan salah satu unsur faktor dalam algoritma Google untuk menentukan peringkat halaman.

Itulah 5 hal penting dalam audit website untuk menilai kesehatan situs Anda dengan cepat dan melakukan perbaikan agar dapat mengoptimalkan trafik, membuat konversi, dan menghasilkan penjualan.

Leave a Reply